Senin, 08 Maret 2021

Kunci Disiplin Dalam Menulis.


Kunci  Disiplin Dalam Menulis.

 



 

Oleh :

Tini Sumartini

 

Ibu Tini adalah seorang penulis pemula yang bergabung dengan grup menulis OM Jay angkatan 15. Namun motivasi dan ekspektasi yang tinggi ingin menulis 2 judul buku yang bisa diajukan untuk kenaikan pangkat. Memacu dirinya untuk mewujudkannya.

 

Dalam waktu 5 bulan beliau bisa mencapai ekspektasi menulis 4 judul buku solo dan 4 antologi. Karena  kegigihannya itulah Om Jay memintanya untuk berbagi  grup menulis angkatan 17.

 

Kuncinya tiada lain adalah disiplin diri. Memang mudah diucapkan tetapi sulit untuk dijalankan. Terlebih bila pekerjaan sesuai tupoksi sedang menumpuk. Sehingga badan lelah dan tak ada mood untuk menulis.

Namun yang mengingatkan diri akan target yang harus di wujudkan. Sehingga  beliau  selalu diingatkan.

 

Tips Mendisiplinkan diri dalam menulis.

 

1.     Mulailah bergabung dengan WAG bloger.

Mengikuti komunitas bloger. Tujuannya agar rutinitas menulis terjaga. Karena dalam suatu komunitas bloger pasti ada tantangan2 menulis yang harus diikuti anggotanya. Selain itu kita bisa mendapatkan banyak ilmu ttg menulis dan juga ttg nge-blog. Sehingga kita bisa terus mengembangkan diri.

2.     Luangkan waktu untuk menulis, dan bukan hanya menulis di waktu luang.

Kita disibukkan dengan tupoksi kita. Lalu kapan punya waktu untuk menulis bila menunggu waktu luang? Bisa jadi tidak  menulis . Kalau soal pekerjaan, semua juga sebagai seorang  kepala sekolah sangat sibuk dengan segudang pekerjaan.

Jangan mencari waktu luang, tetapi ciptakan waktu luang. Bisa sebelum  tidur atau sesudah  bangun di pagi hari. Ternyata gak sulit  menginvestasikan sedikit waktu untuk impian kita.

Beliau menulis kadang  1 jam sebelum tidur, biasanya antara jam 10 sampai jam 11 malam. Atau 1 jam selepas shalat subuh. Yang penting paling tidak,  1 jam sehari  harus nulis. Ketika suntuk, justru dengan menulis kita menyalurkan rasa suntuk itu. Dengan menulis puisi atau pentigraf, itu terasa menjadi hiburan, menjadikan mumet menjadi plong.

3.     Tetapkan target

Target ini adalah trik paling jitu  untuk membunuh rasa malas.

Seperti disampaikan di atas, target pemateri  harus menulis 2 buku. Ternyata di perjalanan target target  lain muncul. Misalnya mengikuti lomba menulis di blog menjadi buku dalam 28 hari.

Nikmati saja, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Dalam prosesnya, ternyata tantangan yang datang dari luar lebih memacu diri untuk terus konsisten menulis.  Namun karena target diri untuk kenaikan pangkat juga harus tercapai maka setiap hari lebih banyak lagi porsi waktu yang penulis tambahkan.

4.     Perbanyak membaca

Banyak manfaat didapat dari membaca ;

·                 menambah pengetahuan untuk referensi, sebagai bahan untuk tulisan kita. menambah       kosa kata; secara tidak disadari, dengan banyak membaca, perbendaharaan    kosa kata

          semakin bertambah. Sehingga kita bisa menentukan diksi yang lebih beragam ketika

         menulis. memunculkan ide untuk menulis

      Jika mengalami writer block. Kebuntuan akan ide apa untuk ditulis.

Salah satunya dengan membaca dan membaca. Biasanya dari tulisan teman kita atau sumber lainnya akan saya dapatkan ide untuk menulis.

5.     Seringlah melakukan blog walking

Selain menambah wawasan pengetahuan dari postingan teman kita, blog walkinh bisa menjalin silaturahmi dengan sesama bloger.

Kita tulis komentar untuk penulis tersebut untuk terus merasa dihargai sehingga mereka akan terus berkarya. Karena kita juga penulis, suatu saat kita pun akan mengalami rasa senang ketika ada orang lain yang mengapresiasi karya kita. Betul gak Bapak Ibu?

Rasa senang itulah yang akan memotivasi kita, sehingga kita semangat untuk menulis dan menulis. Jadi, yuk rajin-rajin blog walking.

" never too old to learn", " better late than never".

Penulis : Amiruddin, S.Pd.

Guru IPS SMPN 23 Simbang.

11 komentar:

  1. Gercep kuar biasa. Resume yang baik, terima kasih Pak Amir. Tetap semangat. Ayo raih sertifikatnya yah

    BalasHapus
  2. Terima Kasih Bu.. Iya masih ngejar resume dan edit hasil resume. baru belajar

    BalasHapus
  3. terima akasih sdh mengerjakan tugasnya dengan baik

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Luar biasa gercep, mntuL 👍🙏

    BalasHapus
  6. Mantapp, semangat terus. Ambu Tini alumni gelombang 16.

    BalasHapus
  7. Keren pak Amir, mantul bu Tini. semangat terus teman alumni 16.

    BalasHapus
  8. Luar biasa pak Amir, Bu Tini sangat menginspirasi

    BalasHapus
  9. mantaapp. terus menulis untuk menginspirasi para penulis pemula seperti saya

    BalasHapus

Teknik Jitu Menulis Cerita Pendek

  Cerpen Tentang Kehidupan Sehari – Hari Oleh : Adi Wijaya, ST., M.Kom. Senin, awal pekan yang penuh kesibukan dan padat kegiatan. Hari ...