Rabu, 27 Januari 2021

Mau mudah menerbitkan buku?...

 Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie



Malam ini sudah pertemuan ke 11 Pelatihan Belajar Menulis PGRI, dengan narasumber yang masih sangat muda Materi yang akan disampaikan oleh guru hebat. Jago ngeblog. Tulisannya sudah bisa dinikmati di buku, baik buku antologi atau solo. Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd.  
Guru Blogger Milenial nama blog dan facebooknya. Puluhan tulisannya sudah dimuat di berbagai media cetak seperti Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Warta Kota, Media Indonesia, Tabloid Bola, Harian Bola, Tabloid Soccer, dan Majalah Hidup. 

Malam ini kita akan mengetahui bagaimana penulis muda ini dapat menerbitkan buku, baik buku ontologi maupun buku solo. 

Menerbitkan buku semakin mudah di penerbit indie.
Kenapa menerbitkan buku pilihan jatuh kepada penerbit indie bukan kepada penerbit mayor?
Bagi penulis pemula  tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri, sebab di penerbit indie naskah pasti diterbitkan dan proses penerbitan mudah dan cepat. Dibandingkan dengan penerbit mayor naskah kita susah diterbitkan, apalagi sebagai penulis pemula perlu menunggu waktu yang lama.
Sekarang banyak pilihan penerbit indie yang dapat mewujudkan mimpi kita untuk memiliki sebuah buku karangan sendiri. Meskipun kita harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mendapat fasilitas pra cetak penerbitan, namun ada kepastian buku kita pasti terbit.

Buku pertama yang ditulis dan berhasil diterbitkan  oleh pemateri dengan judul  Blog Untuk Guru Era 4.0. 

Penerbit Indie yang direkomendasikan oleh pemateri untuk membantu dalam penerbitan buku, yaitu :
1. Kamila Press milik Cak Imin
2. Penerbit rekanan saya (Pak Brian)
3. YPTD
4. Penerbit rekanan Bu Kanjeng

Maka yang sebaiknya yang perlu kta lakukan adalah memahami betul ketentuan tiap penerbit dan memilih yang cocok dengan diri kita. Karena keempat penerbit itu memiliki penawaran dan ketentuan yang berbeda-beda


Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam penerbitan buku di penerbit indie "Gemala"

Untuk menerbitkan buku di penerbit indie rekanan pemateri dapat diperhatikan pada brosur berikut ini :


Dengan memperhatikan brosur diatas ada beberapa informasi yang perlu disampaikan. yaitu :
Penerbit indie adalah Gemala , tidak tercantum fasilitas editing. sehingga salah ketik maupun penulisan yang kurang pas lainnya tidak dikoreksi oleh penerbit. Kemudian jika ingin cetak ulang lagi, harus di penerbit rekanan saya. Jumlah minimal cetak yaitu 10 eksemplar.
Di poster ada keterangan bahwa 300,000 itu untuk maksimal 130 halaman A5. Jika lebih dari itu akan kena biaya tambahan
Yang tidak kalah penting adalah jangan memberi target kapan buku harus selesai terbit. Karena naskah harus mengantri untuk diproses. Proses penerbitan paling cepat 1 bulan. Maka nanti sebelum terbit, bapak/ibu akan diberi naskah buku PDF (dengan watermark) untuk dicek kembali.

Naskah buku yang akan ditebitkan  disertai kelengkapan naskah yaitu:
cover ( judul buku dan nama penulis saja), 
Prakata, 
daftar isi (tanpa nomor halaman), 
profil penulis, 
sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)

Prakata wajib ada dan ditulis oleh penulis sendiri. Kata Pengantar ditulis oleh orang lain dan tidak wajib ada. 

Karena tidak ada fasilitas editing. Maka berikut ini saya beri tips dalam mengedit naskah:
  • Penulisan kata jangan disingkat-singkat (yg, tdk, blm)
  • Jangan sampai ada tulisan yang salah ketik (Typo)
  • Satu Paragraf jangan berisi terlalu banyak kalimat
  • Mulailah membiasakan membuat kalimat yang pendek-pendek. Kalimat panjang cenderung akan membingungkan.
  • Setiap bab baru selalu dimulai di halaman baru. Jangan digabung dengan bab sebelumnya
Tidak ada ketentuan terkait minimal jumlah halaman

Perhitungan biaya yang perlu dipersiapkan dalam penerbitan buku;
1. Biaya penerbitan. biaya yang 300.000.
2. Biaya kelebihan halaman (jika lebih dari 130 halaman)
3. Biaya cetak ulang (harga per buku)
4. Biaya ongkir

Biaya yang sudah pasti adalah biaya penerbitan dan biaya ongkir
Kita tidak akan kena biaya kelebihan halaman jika naskah kita jumlah halamannya Kurang dari 130 halaman A5
Biaya cetak ulang adalah biaya ketika kita mau cetak lagi bukunya.
Harga per buku untuk cetak ulang tergantung jumlah halaman.


Semoga di beri kemudahan dalam menerbitkan buku.








13 komentar:

  1. Mantap gas poll...salam literasi

    BalasHapus
  2. mantap pada gercep bikin resumenya :)

    saya komen dulu aja, hihihi

    BalasHapus
  3. aamiin, tulisan yang lengkap, jelas serta enak dibaca. semangat berkarya, semangat menginspirasi

    BalasHapus
  4. Masya Allah, mantap resumenya Pak Amir. Lanjut tetap semangat.

    BalasHapus
  5. https://hernisbanah.blogspot.com/2021/01/pusing-menerbitkan-buku-ayo-kejar.html
    Monggo mampir diblog saya

    BalasHapus
  6. Waah karen. Resumenya makin lengkap dan sempurna. Good job!

    BalasHapus
  7. mantuuul lanjutkan pak...salam literasi

    BalasHapus
  8. Terima kasih pak Brian. Dengan ini, saya semakin berapi-api untuk menghasilkan buku solo saya. Doakan pak.

    BalasHapus
  9. Makin top pak resumenya lanjut semangat menulis buku solo moga tercapai aamiin3

    BalasHapus
  10. Terima kasih kawan kawan ... semangat semoga semua sampai di akhir dan berhasil menerbitkan buku.

    BalasHapus

Geliat Guru Maros dalam memperingati HGN ke 76 Tingkat Kabupaten Maros

HGN 76 Tingkat Kabupaten Maros Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional yang ke 76 yang jatuh pada tanggal 25 November 2021,...